Scroll untuk melanjutkan membaca

Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"

Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai

Dalam beberapa pekan terakhir, pendekatan baru Microsoft untuk Windows 11 yang semakin bergantung pada teknologi berbasis web menuai kritik dari salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia pengembangan: Brendan Eich, pencipta bahasa pemrograman JavaScript. Eich menyuarakan keprihatinannya terhadap tren ini yang dinilainya bisa menyebabkan bloat atau pembengkakan aplikasi.

Kritik ini menyoroti fakta bahwa semakin banyak aplikasi inti Windows dan platform populer—seperti WhatsApp, Discord, Visual Studio Code, hingga Windows Search—kini dibangun dengan framework Electron dan komponen Microsoft WebView2.

Kritik dari Sang Pencipta JavaScript

Melalui unggahan di platform X, Brendan Eich mengungkapkan skeptisismenya terhadap arah yang diambil Microsoft dan ekosistem pengembangan aplikasi desktop modern. Meski mengakui bahwa aplikasi web (web app) dapat menjadi solusi yang baik, Eich menekankan bahwa hal itu hanya berlaku jika dikembangkan dengan benar dan tidak terburu-buru.

"Sayangnya, banyak perusahaan memilih jalan cepat demi efisiensi tanpa memperhatikan kualitas pengalaman pengguna," menjadi inti dari kritiknya.

Yang lebih mengejutkan, Eich dalam unggahan yang sama bahkan menyebut NPM (Node Package Manager)—pusat distribusi modul JavaScript yang menjadi tulang punggung jutaan proyek—sebagai "sebuah kesalahan". Menurutnya, ini adalah contoh bagaimana ekosistem web sering kali berkembang dengan cara yang tidak sehat dan penuh ketergesa-gesaan.

Mengapa WebView2 dan Electron Kontroversial?

Teknologi seperti Electron dan WebView2 memungkinkan pengembang membuat aplikasi desktop dengan menggunakan teknologi web (HTML, CSS, JavaScript). Keuntungan utamanya jelas: pengembangan yang lebih cepat dan lintas platform. Seorang pengembang dapat membuat satu basis kode untuk versi web dan desktop sekaligus.

Namun, dampak negatifnya pada kinerja sistem sangat nyata:

  • Konsumsi Memori Tinggi: Aplikasi seperti WhatsApp versi baru dilaporkan dapat menggunakan RAM hingga 900 MB atau lebih. Belum lagi jika pengguna juga menjalankan Discord, Microsoft Teams, dan aplikasi serupa secara bersamaan.
  • Tidak Ramah Perangkat Lama: Pendekatan ini membebani perangkat dengan sumber daya (resource) terbatas, baik memori, CPU, maupun daya baterai untuk laptop.

Bukan Hanya Eich: Sebuah Tren yang Dipertanyakan

Kritik terhadap ketergantungan berlebihan pada teknologi web untuk aplikasi desktop bukan hal baru, tetapi suara dari figur seperti Brendan Eich memberinya bobot lebih. Banyak pengembang dan pengamat teknologi telah lama mempertanyakan kebijakan ini, khususnya dari perusahaan sebesar Microsoft dan Meta.

Alasannya sederhana: untuk perusahaan besar dengan sumber daya engineering yang masif, mengembangkan aplikasi native yang lebih ramah sumber daya seharusnya memungkinkan. Sementara penggunaan teknologi web untuk aplikasi indie atau proyek kecil bisa dimaklumi, keputusannya untuk aplikasi skala besar dinilai kurang masuk akal oleh sebagian kalangan.

Masa Depan Aplikasi Desktop

Debat ini menyentuh pertanyaan mendasar tentang masa depan pengalaman pengguna di desktop. Di satu sisi, teknologi web menawarkan kemudahan pengembangan dan keseragaman. Di sisi lain, kompromi pada kinerja dan efisiensi menjadi harga yang harus dibayar.

Kritik Eich mengingatkan industri bahwa inovasi teknologi harus seimbang dengan pertimbangan pengguna akhir. Keputusan untuk mengadopsi solusi yang "cepat" tidak boleh mengabaikan tanggung jawab untuk menyediakan perangkat lunak yang andal, efisien, dan menghormati sumber daya sistem pengguna.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah kemudahan dan kecepatan pengembangan yang ditawarkan WebView2 dan Electron sepadan dengan dampaknya pada kinerja sistem sehari-hari?


Sumber: winpoin.com (2025-12-29). Artikel diadaptasi dan dikembangkan.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
  • Brendan Eich Kritik Microsoft: Ketergantungan Windows 11 pada WebView2 dan Electron Dinilai "Tergesa-gesa"
Posting Komentar
Tutup Iklan